Minggu, 18 September 2011

Melatih Rasa

Setelah kita melatih otak kita untuk mencari-cari sesuatu yg baru,,
,,kini, vitallizwell akan mencoba melatih rasa teman2 lewat dua buah puisi di bawah ini,,
Saya menemukan dua puisi tanpa judul, ini tentang kisah CinTa seorang pemuda dan seorang pemudi,

Ada dua pertanyaan untuk teman2,, coba simak dua puisi di bawah ini

Puisi pertama

Saya akan mengenangmu seperti gerimis,,
Datang perlahan..
memberi kesejukan dan warna tersendiri di hati ini..

Walaupun akan tersapu oleh hujan,,
yg kian lama makin mengikis hati ini..

Tapi..
Suatu saat nanti akan berhenti,
dan..
Langit akan cerah kembali
Saat itulah kau bisa pergi dari hati ini..

Puisi Kedua

Pada awalnya,
ketika air matamu membasahi bajuku,
Kukira aku hanya akan menunggu dan membiarkannya kering

Tapi..
air mata tersebut,
menjadi awan dan angin yang lebih besar,
Dan jatuh sebagai hujan,
yang menahan langkah kakiku


Ketika hujan yg tak dapat berhenti
tak dapat dihindari
jatuh atasku..
Kemana aku harus pergi?


Aku kehilangan jalanku


Walaupun aku ingin berlari,
Kau tinggal dipikiranku
Dan..
membuatku ingin terus kembali


Aku ingin melindungimu,
dan..
Aku ingin menyayangimu

Sementara aku kehujanan,
Aku pasti menjadi gila 


Pertanyaannya adalah
Pertanyaan pertama, Siapakah penulis puisi pertama? Si pemuda atau si pemudi?
Dan pertanyaan kedua adalah bagaimana cerita cinta mereka berdua akan berakhir?

0 komentar:

Posting Komentar